Jangan Putus Asa Kalau Ditolak

10 12 2015

Apel. Buah yang konon menyebabkan manusia jatuh ke dalam dosa. Buah yang menyebabkan manusia diusir dari taman eden. Dan buah yang sekarang bertransformasi menjadi sebuah teknologi yang menyebabkan gw tidak bisa tidur nyenyak dan selalu ditelpon dengan pertanyaan yang sama. Bulan ini buah tersebut memberikan cerita tersendiri. Buah tersebut mengajarkan gw arti sebuah perjuangan.

Cerita dimulai November 2015. Kami di kantor sedang mengembangkan sebuah aplikasi agar bisa berjalan di handphone yang belakangnya ada apel yang udah digigit entah oleh siapa. Singkat cerita aplikasi yang kami kembangkan tersebut selesai pertengahan November. Kami pun mengajukan diri untuk aplikasi tersebut bisa didownload melalui apps store milik mereka. Bagaikan seorang pangeran yang gagah berani, kami mengajukan diri untuk menjadi seseorang yang mampu mengisi sebuah istana bernama apps store. Kami memohon kepada puteri raja agar kami diijinkan untuk menjadi bagian dari istana. Puteri raja tersebut menyampaikan bahwa permintaan Anda sudah kami proses. Puteri raja memberikan harapan seolah kami akan diterima menjadi bagian dari istana.

Seminggu berlalu, puteri raja tidak memberi jawaban apapun. Pangeran menunggu harap-harap cemas. Minggu kedua akhirnya puteri raja memberikan jawaban. Dan apa jawabannya? Maaf kamu terlalu baik buat aku. Hahaha.. Statement paling bullshit versi on the spot. Puteri raja bilang, maaf kamu masih belum sesuai dengan kriteria kerajaan. Udah digantungin 2 minggu, eh malah ditolak. Pangeran tidak putus asa, dia memberikan berbagai alasan supaya bisa diterima di kerajaan. Akhirnya puteri raja kembali mempertimbangkan untuk menerima tawaran pangeran. Dan lagi-lagi pangeran disuruh menunggu tanpa kepastian. Kadang terlalu selektif itu ga baik juga sih. Jatohnya jadi nyusahin orang. Hahaha..

Digantungin berminggu-minggu membuat pangeran harap-harap cemas dan jawaban apa yang kemudian diterima dari puteri raja? Ternyata eh ternyata puteri raja masih mengeraskan hatinya. Untuk kedua kalinya puteri raja kembali ditolak. Penolakan yang kedua ini membuat sang pangeran menjadi patah hati. Tapi apakah dia menyerah? Sayangnya tidak. Entah pangeran nya yang emang pejuang tangguh atau pangeran adalah seorang yang tidak tahu malu. Udah 2 kali ditolak masih aja maksa-maksa. Jadi kamu lebih seneng cowo yang kaya gimana? Yang menyerah begitu saja? Atau yang memperjuangkan kamu mati-matian? Cinta sih cinta, tapi ga gitu-gitu amat juga sih.

Setelah 2 kali ditolak, kali ini pangeran meminta sambil memohon-mohon dan terkesan mengemis-ngemis. LOL. Puteri raja pun mulai melembutkan hatinya dan mulai mempertimbangkan sang pangeran. Berhari-hari pangeran harap-harap cemas menanti jawaban puteri raja. Dan akhirnya, berita bahagia itu pun datang hari ini. Puteri raja mempersilahkan pangeran untuk masuk menjadi bagian dari kerajaan.

Terkesan seperti cerita dongeng, tapi itu diangkat dari kisah nyata. Hari ini gw belajar, ketika kita gagal, ketika kita mengalami penolakan. Kalau memang kamu merasa itu layak untuk diperjuangkan, kamu harus berjuang untuk itu(meskipun gw merasa apple tuh ga layak diperjuangkan sih hahaha). Gw rasa ini ga berlaku dalam kegiatan cinta-cintaan aja. Tapi dalam semua aspek kehidupan, terkadang kita harus berjuang dan mengalami beberapa kali kegagalan sampai akhirnya keberhasilan membuka pintu untuk kita masuk. So, buat kamu-kamu yang lagi berjuang, jangan pernah putus asa yah. Tetap semangat!!


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: