Pesan Moral Hasil Sesepedahan

9 08 2015

Minggu 9 Agustus 2015 gw jalan2 naik sepeda bareng temen2 kantor. Rutenya dari Dago bawah jembatan layang sampe ke Warban. Warban itu dago pakar ke atas lagi ke arah tebing keraton.

Ini kali pertama gw naik sepeda ke gunung dan ini pun jd pengalaman yang tidak terlupakan.

Buat gw ini bukan cuma sekedar main sepedah tapi gw belajar bnyk hal lewat perjalanan ini.

Tanjakan membawa kita dari tempat rendah ke tempat yang tinggi. Naik sepeda kalau nemu tanjakan itu butuh perjuangan extra. Sebaliknya turunan membawa kita dari tempat tinggi ke tempat rendah. Dan kalau lg naik sepeda nemu turunan itu kaya nemu sebuah anugrah. Kita bs mengistirahatkan kaki kita. Siapin tenaga buat tanjakan berikutnya. Temen2 dalam hidup ini, mungkin kita pengen untuk terus melesat naik. SD SMP SMA Kuliah dapet kerja yang top, naik pangkat, dpt pasangan hidup yang kece abis, dst. Kita pengen secepat mungkin berada di puncak karir kita. Setiap taun harus selalu ada progress peningkatan. Tapi kadang justru Tuhan mengijinkan hal yang sebaliknya terjadi. Kita gagal lulus kuliah, kita susah dapet kerja, kita dipecat, dst.

Temen2 ketika hal tersebut terjadi dalam hidup kita, mungkin Tuhan lagi kasih kita sebuah turunan. Tuhan lagi pengen kita istirahat dan siapin tenaga supaya di tanjakan berikutnya kita bs lebih siap dan lebih punya tenaga untuk naik ke kelas berikutnya dalam hidup ini.

Pelajaran lain yang gw dapet adalah ketika gw mulai kelelahan di tengah jalan dan berpikir untuk menyerah berhenti sampai situ aja.

Sepanjang perjalanan lebih dr 3 kali gw berpikir untuk menyerah dan tidak melanjutkan perjalanan. Bahkan ketika kedua kaki gw mulai keram, gw berpikir untuk duduk istirahat dan tidak melanjutkan perjalanan. Tapi temen2 gw selalu bilang, “Kagok tinggal dikit lagi”. Kalimat sederhana itu yang memotivasi gw untuk terus lanjut. Walaupun kata dikit lagi itu sangat relativ dan gw merasa ditipu karena ternyata itu tdk sesedikit yang gw pikirkan.

Tapi di situ gw belajar, ketika kita hampir menyerah dan merasa tidak sanggup lagi.

Kadang kita perlu pakai prinsip itu. Kagok tinggal dikit lagi. Kalimat sederhana itu akan memaksa diri kita bekerja sedikit lebih extra untuk mencapai tujuan tersebut.

image

image


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: