Review 2014 part 4

30 12 2014

Balik ke Bandung, gw merasa hidup kembali. Kehidupan sosial gw yang selama di Jakarta nyaris bergaul dengan orang yang itu-itu lagi mulai berubah. Gw mulai kembali aktif pelayanan. Gw bersyukur gw ketemu dengan orang-orang yang luar biasa. Billy, Amanda, Alfan, Gerry, Lie Yin, Ida, Een, Christina, Mey, Tommy, pokonya semua yang ga bisa gw sebutin satu-satu. Makasih banyak karena kalian udah bikin hidup gw terasa lebih hidup lagi. Gw jg bersyukur buat temen-temen seperjuangan kuliah yang masih setia aja bareng-bareng. Chendra, Abuy, Gian, Octa, RM, Kelson. Weekend gw bakalan basi kalau ga ada kalian-kalian. Hahaha..
Tidak lupa ucapan terimakasih kepada kedua orang tua saya dan keluarga saya yang telah mendukung saya(naon sih ieu teh kalakah jadi ucapan terimakasih gini).
Back to topik. Awal-awal kehidupan gw di Bandung tidaklah mudah. Gw menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya tentu saja soal financial. Ga usah dilanjut lah yang ini mah. Bising gw mencucurkan air mata. Wkwkwkkw..
Gw percaya rencana Tuhan itu selalu ga masuk akal buat manusia. Termasuk gw bisa terdampar di tempat ini.
Pas waktu nongkrong-nongkrong Gde pernah bilang, kalau IT itu bagusnya lari ke 2 bidang. Yang pertama adalah telekomunikasi, yang kedua adalah banking.
Karena di Accenture gw udah banyak terlibat dengan telekomunikasi, gw pengen tau lebih mengenai perbankan. Alasan itu juga yang bikin gw terfokus untuk mencari perusahaan IT yang bergerak di bidang banking. Tapi entah kenapa pintu-pintu itu tertutup. Dan akhirnya gw terdampar di sebuah tempat yang bernama Sangkuriang. Sekilas dari web-nya gw liat perusahaan ini handle proyek finance. Tanpa gw cari tau lebih lanjut, singkat cerita gw menerima tawaran dari Sangkuriang.
Ternyata eh ternyata ketika gw terlibat langsung dalam proyek pertama gw, perusahaan ini handle salah satu perusahaan bank. Ga perlu gw jelasin juga lah yah bank nya apa. Etika Boss.. Hahaha…
Impian gw untuk masuk perusahaan IT di bidang perbankan akhirnya terwujud lewat cara yang sama sekali tidak gw bayangkan. Thanks God.
Setelah berbagai hal yang terjadi sepanjang taun ini, akhirnya terowongan gelap itu membawa gw kembali ke kota kelahiran gw. Terowongan yang mungkin akan membawa gw semakin dekat dengan Sang Pencipta dan semakin mengenal apa sih rencana Dia dalam hidup gw.
Sebenernya dalam hidup ini gw udah pasang berbagai target yang pengen gw capai, dan mungkin secara manusia ketika gw kembali lagi ke titik yang sama gw merasa justru gw semakin menjauh dari target yang pengen gw capai itu. Tapi gw ga pernah tau apa rencana-Nya. Sama seperti ketika gw kembali lagi ke Bandung dan menemukan berbagai keajaiban di kota ini, gw percaya Tuhan sudah menyiapkan berbagai kejutan-kejutan lainnya dalam hidup gw. Iman mampu melihat sesuatu yang mungkin tidak pernah kita lihat dan bayangkan. Seperti kata lagu yang indah, apa yang tak pernah dilihat mata, yang tak pernah didengar telinga, dan yang tak pernah timbul di dalam hati itu yang Tuhan sediakan bagi setiap kita yang percaya kepadanya. Allah sanggup melakukan segala perkara bahkan yang mungkin kelihatan mustahil bagi kita. Amin.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: