Journey of Success Part-2

18 11 2013

Kuliah banyak membuka wawasan gw khususnya terkait bidang IT yang gw tekuni. Ketika gw masuk jurusan Sistem Informasi ITHB, gw baru menyadari betapa rencana Tuhan dalam hidup gw itu luar biasa. Gw mikir bisa-bisanya yah gw dari salah satu SMP terfavorit di Bandung tiba-tiba nyasar sendirian ke sekolah negeri. Tapi gw baru dapet jawabannya 4 tahun kemudian ketika gw masuk ITHB. Apa yang gw pelajari selama 4 tahun di SMKN 4 Bandung begitu bermanfaat buat kuliah gw di ITHB. Ketika dosen ngejelasin suatu hal baru, gw udah dapet seperempat bahkan setengah dari apa yang dia jelasin pas waktu dari gw sekolah di STM dlu. Berbekal apa yang gw dapet selama STM dulu gw mulai berani ngerjain proyek-proyek kecil-kecilan. Gw sempet handle beberapa proyek mulai dari proyek tempat parkir, proyek pengajuan permintaan barang, sampe proyek inventori di industri sepatu.
Selain ngerjain proyek salah satu pekerjaan yang menarik buat gw adalah ketika gw jadi asdos. Awalnya sih tujuannya cuma buat ngeksis di depan adik kelas. Hehe.. Tapi belakangan gw lumayan menjiwai pekerjaan ini. Seru juga sih bisa berbagi ilmu dengan yang laen. Selain melatih kemampuan berbicara di depan umum, jadi nambah koneksi juga sama adik kelas. Hoho.. Gw juga sempet ngajar di panti asuhan ngajarin anak-anak SMP. Ini juga seru, gw belajar gimana bukan sekedar berbagi ilmu, tapi juga gw belajar untuk sharing ttg kehidupan bareng mereka. Gw belajar bukan sekedar jadi pengajar buat mereka tapi gw belajar untuk jadi pendidik. Bisa ada di panti asuhan itu merupakan sebuah anugrah luar biasa buat gw. Gw belajar banyak dari mereka semua. Gw percaya dalam setiap kelemahan, Tuhan bisa pakai anak-anak itu. Soalnya biarpun mereka lemah dalam suatu bidang, tapi gw liat mereka punya sisi menonjol di bidang yang lainnya. Hoho..
Nah di tingkat 3 mau naik tingkat 4 di kampus gw ada istilahnya KP(Kerja Praktek). Jadi selama kurang lebih 2 bulan kita mengaplikasikan apa yang udah kita pelajari di kampus di dunia nyata.
Proses pencarian tempat KP ini jadi sebuah perjalanan yang luar biasa. Partner KP gw namanya Abuy(bukan nama sebenarnya). Gw bareng Abuy sempet ngelamar ke beberapa perusahaan dimulai dari Krakatau Steel. Setelah sekian minggu ngirim lamaran, respon tidak kunjung datang akhirnya kita berinisiatif untuk membuat lamaran ke perusahaan lain. Pilihan jatuh kepada Inowa sebuah software house di kota Bandung dan juga kepada Dexa Medica perusahaan farmasi di daerah Jakarta sana. Ditolak oleh Inowa memang sakit, tapi angin segar berhembus dari Jakarta sana. Gw diterima di Dexa Medica. Ya cuma gw tepatnya. Angin segar pun berubah menjadi angin kegalauan. Ambil jangan yah. Setelah mendengar nasihat dari Bapak Dosen tercinta, akhirnya saya memutuskan untuk melangkah maju tapi orang rumah menggugurkan semangat maju saya. Saya pun harus mengurungkan niat saya untuk menjajal kerasnya kehidupan ibukota. Tepat 5 menit setelah saya mengundurkan diri dari lamaran ke Dexa Medica, saya menerima sms dari Abuy. “Bas, kita diterima di Konsep DOT NET”, kata Abuy. Konsep DOT NET? Perusahaan apa itu, tidak terdengar familiar. Tapi dikarenakan kita berpacu dengan waktu, akhirnya gw dan Abuy memutuskan untuk tanpa pikir panjang memilih perusahaan tersebut. Lalu bagaimanakah kisah perjalanan gw dan Abuy di KONSEP DOT NET? Makhluk apakah KONSEP DOT NET itu? Itu masih menjadi sebuah misteri dan akan kita kupas tuntas setajam silet di episode berikutnya. To be continued(bener ga sih gini nulisnya)…


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: